Kapolri Kirim Alat Berat, Polres Pidie Bersama Warga Tangani Lumpur Pascabanjir
JURNAL POLISI.NET, PIDIE - Dalam upaya mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie, khususnya di Gampong Tanjong, Kecamatan Kembang Tanjong, Polres Pidie bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan lumpur yang menyelimuti sejumlah area penting.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan dukungan penuh dengan mengirimkan alat berat untuk membantu mempercepat proses pembersihan.
Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu meninggalkan dampak cukup parah, salah satunya berupa lumpur tebal yang menutupi berbagai fasilitas umum, termasuk Meunasah Gampong Tanjong, Kantor Keuchik, serta Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gampong Tanjong.
Selain itu, tanggul Sungai Krueng Tiro yang mengalami abrasi juga menjadi salah satu titik yang perlu segera dibersihkan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Sebagai bentuk komitmen Polri terhadap masyarakat, personel Polres Pidie bekerja sama dengan warga untuk melakukan pembersihan di sejumlah titik terdampak.
Mengingat luasnya area yang harus dibersihkan, alat berat yang dikirim Kapolri digunakan untuk mempercepat proses tersebut.
Kombes Pol Erdi A. Chaniago, Kabag Penum Divhumas Polri, dalam keterangan persnya mengatakan bahwa Polri selalu siap hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga dalam memberikan bantuan kemanusiaan pascabencana.
"Keterlibatan Polri dalam pembersihan pascabencana adalah salah satu bentuk nyata komitmen kami untuk membantu masyarakat yang terdampak," ujar Erdi.
Kegiatan gotong royong ini juga mendapat sambutan hangat dari warga setempat, yang merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan alat berat.
Proses pembersihan yang sebelumnya memakan waktu panjang, kini dapat dilakukan lebih cepat, memungkinkan warga untuk kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari mereka.
Di samping itu, Kombes Pol Erdi juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Ia mengimbau agar masyarakat selalu mengikuti arahan dari petugas guna menjaga keselamatan bersama.
"Kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana," tambahnya.
Selain pembersihan, upaya pemulihan juga meliputi penguatan tanggul Sungai Krueng Tiro, yang diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir lebih lanjut di masa depan.
Dengan segala upaya ini, diharapkan warga Pidie dapat segera pulih dari dampak bencana dan menjalani kehidupan mereka dengan normal kembali.
Dengan dukungan penuh dari Polri dan masyarakat yang saling bahu-membahu, diharapkan proses pemulihan di Kabupaten Pidie bisa berlangsung dengan cepat dan efektif, serta mengurangi dampak buruk bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. (Red)


.png)
.jpg)